Otto Hasibuan Resmi Tutup PKPA Angkatan VIII PERADI Jakarta Barat–UAI, Tegaskan Integritas dan profesionalisme Advokat di Era KUHP dan KUHAP Baru
KOMPASSINDO.COM, JAKARTA — Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M., advokat senior Indonesia sekaligus Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan dalam Kabinet Merah Putih, secara resmi menutup Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan VIII yang diselenggarakan oleh DPC PERADI Jakarta Barat bekerja sama dengan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI).
PKPA Angkatan VIII dilaksanakan sejak 23 Januari hingga 8 Februari 2026 dan ditutup secara resmi pada Minggu sore (8/2/2026) di Auditorium Lantai 3 Universitas Al Azhar Indonesia, Jakarta. Acara penutupan berlangsung khidmat dan tertib, mencerminkan sinergi kuat antara organisasi profesi advokat dan institusi pendidikan tinggi dalam mencetak sumber daya hukum yang berintegritas.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony, dilanjutkan pembacaan doa oleh Caskiman, S.S., M.H., serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Sultan Ariq Faisal, S.Sos., M.Ag. Seluruh hadirin kemudian menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Hymne PERADI, Mars PERADI, dan Mars Universitas Al Azhar Indonesia sebagai simbol komitmen kebangsaan, profesionalisme, dan integritas akademik.
Ketua Panitia PKPA Angkatan VIII, Dr. Desnadya Anjani Putri, S.H., S.Ikom., M.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa dari total 202 peserta yang terdaftar, sebanyak 197 peserta dinyatakan lulus administrasi dan absensi, baik secara daring maupun luring. Para peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Aceh, Jambi, Palembang, Pontianak, Balikpapan, Sibolga, Maluku, Papua, Jayapura, serta sejumlah wilayah lainnya, yang mencerminkan tingginya antusiasme nasional terhadap pendidikan profesi advokat.
Ketua DPC PERADI Jakarta Barat, Dr. Suhendra Asido Hutabarat, S.H., S.E., M.M., M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa penyelenggaraan PKPA Angkatan VIII merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan DPC PERADI Jakarta Barat dalam mencetak advokat yang tidak hanya memahami hukum secara teoritis, tetapi juga siap secara etis dan profesional dalam praktik.
Ia menekankan bahwa kerja sama dengan Universitas Al Azhar Indonesia bukan sekadar kolaborasi kelembagaan, melainkan kemitraan strategis yang telah teruji dalam menjaga mutu pendidikan profesi advokat. Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan PKPA sesuai standar Dewan Pimpinan Nasional PERADI menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap profesi advokat.
“PKPA bukan hanya soal memenuhi syarat formal menjadi advokat, tetapi merupakan proses pembentukan karakter, etika, dan tanggung jawab profesi. Kami ingin memastikan bahwa setiap lulusan PKPA DPC PERADI Jakarta Barat benar-benar siap mengabdi kepada masyarakat pencari keadilan,” ujar Dr. Suhendra Asido Hutabarat.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada Ketua Umum DPN PERADI, Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M., atas perhatian dan dukungan langsung terhadap kegiatan PKPA, termasuk kehadiran beliau dalam memberikan pembekalan strategis terkait pemberlakuan KUHP dan KUHAP baru. Menurutnya, kehadiran pimpinan tertinggi PERADI memberikan motivasi sekaligus arah yang jelas bagi para calon advokat dalam menghadapi perubahan besar sistem hukum nasional.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Dr. Fokky Fuad, S.H., M.Hum., yang menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara dunia akademik dan organisasi profesi dalam menjawab tantangan hukum yang semakin kompleks.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Al Azhar Indonesia, Dr. Yusup Hidayat, S.Ag., M.H., menyampaikan harapan agar lulusan PKPA Angkatan VIII mampu menjadi advokat yang adaptif terhadap dinamika hukum dan sosial, sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan keadilan.
- 1
- 2

