DPC PERADI Jakarta Barat Catat 9.000 Alumni PKPA dalam Lima Tahun
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jakarta Barat bekerja sama dengan Binus University telah menghasilkan sekitar 9.000 alumni dalam kurun waktu lima tahun.
Para alumni tersebut kini tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Ketua DPC Peradi Jakarta Barat, Suhendra Asido Hutabarat, mengatakan capaian tersebut menunjukkan tingginya minat calon advokat untuk mengikuti pendidikan profesi hukum yang diselenggarakan organisasinya.
"Dalam lima tahun kita selenggarakan ini, sudah ada 9 ribu alumni PKPA DPC Peradi Jakarta Barat," kata Asido dalam pembukaan PKPA Angkatan XVII DPC Peradi Jakarta Barat bekerja sama dengan Binus University di Jakarta, Jumat (9/10/2026) petang.
Asido bahkan berseloroh bahwa capaian tersebut layak mendapat pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
"Harusnya kita undang MURI," ujarnya.
Advokat senior yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi di bawah kepemimpinan Ketua Umum Prof. Otto Hasibuan itu menegaskan angka 9.000 alumni tersebut baru berasal dari DPC Peradi Jakarta Barat. Jumlah itu belum mencakup alumni PKPA yang dihasilkan DPC Peradi di berbagai wilayah Indonesia.
"Walaupun kita kelasnya hanya DPC, kalau secara di Indonesia (DPN Peradi) pasti lebih banyak alumni PKPA-nya," kata dia.
Peradi Soroti Kualitas Pendidikan Calon Advokat
Menurut Asido, tingginya minat calon advokat mengikuti PKPA di Peradi pimpinan Otto Hasibuan tidak terlepas dari pertimbangan mengenai legalitas organisasi, kualitas pendidikan, dan proses pembentukan profesi advokat.
Ia menilai, calon advokat perlu cermat memilih organisasi advokat yang menyelenggarakan pendidikan profesi, terutama di tengah beragamnya organisasi yang menawarkan program PKPA dengan biaya bervariasi.

